Wakil Ketua DPRD Sumbar Suwirpen Suib Motivasi Anak Yatim di Banuaran

20
Wakil anggota DPRD Sumbar Suwirpen Auib bersama pengurus JBB Amal Salih dan kaum dhuafa beserta anak yatim sekitar banuaran,jum'at 28/7/23.(foto:dok)

PADANG- Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), H. Suwirpen Suib sambangi Jumat Berkah Berbagi (JBB) Amal Salih di Kelurahan Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, pada Jumat, 28 Juli 2023 sore.

Kedatangan Wakil Ketua DPRD Sumbar dari Fraksi Demokrat tersebut disambut meriah oleh para anak yatim, dhuafa dan para undangan lainnya. Mereka yang hadir, diantarannya Lurah Banuaran Nan XX, Defrison, ST beserta Sekretaris Lurah Elia Roza. Juga Kasi Trantib Aciak Syukur, Florri Siswanty beserta staf lurah lainnya yang hadir secara lengkap.

Program berbagi bersama anak yatim dan dhuafa ini juga dihadiri, Bhabinkamtibmas Banuaran Aipda Zulhen, Kepala SMPN 6 Padang Noverilan, M.Pd. Donatur tetap yang juga Anggota Reskrim Polsek Lubuk Begalung, Aipda Dian Wihendro Ratno.

Juga hadir, Ketua RW 10 yang juga penasehat JBB Amal Salih Junaidi, Ketua RT 04 RW 05 Suwarni dan Ketua RT 01 RW 10 yang juga Koordinator JBB Amal Salih Herwaty Taher.

Seterusnya, hadir Ketua RT 04 RW 11 yang juga Pembina Yayasan Berkah Amal Salih Saribulih, Bendahara RW 13 Cica Susanti dan Ketua Pokja 1 TP PKK Banuaran Nan XX yang juga Ketua Yayasan Berkah Amal Salih Zetri Murni.

Juga hadir kader PKK dan Yandu Banuaran yang tergabung dalam Tim Kreatif JBB Amal Salih. Diantaranya, Ermasniarti, Faridayenti, Olvy Runtuwarrow, Putri Surati, Lilis Jasmanidar dan Mutmainnah.

Koordinator JBB Amal Salih, Herwaty Taher menyampaikan kegiatan JBB Amal Salih diselenggaran secara rutin setiap pekan.

“Khusus hari ini ada dua agenda. Yakni, santunan anak yatim yang sepenuhnya sebagai donatur Bapak H. Suwirpen Suib. Selain itu juga penyaluran sembako pada dhuafa,” ujarnya.

Dia jelaskan, sumber anggaran sembako berasal dari Ditlantas Peduli dan Aipda Dian WR.

“Kami menerima sembako dari Ditlantas Peduli pada Rabu (26/7) kemarin. Berupa beras, telur, gula pasir, ikan sarden dan minyak goreng. Sementara, tambahan beras berasal dari Om Dian,” ujar Herwaty Taher yang sehari-hari disapa Cece Waty ini.

Hal menarik, kesempatan ini dimanfaatkan Suwirpen Suib dengan berinteraksi dengan para anak yatim. Malahan, pria yang akrab disapa Pen Banio ini tidak segan-segan mengaruk kantongnya bagi para anak yatim yang beruntung.

Mulai dari pertanyaan yang shalatnya penuh sehari semalam, juara kelas di sekolah dan beragam pertanyaan lainnya. Bahkan, Bunga pelantun hafalan Al Quran saat membuka kegiatan ini juga tak luput sasaran apresiasi dari Wakil Ketua DPRD Sumbar ini.

Menariknya, para pengurus Yayasan Berkah Amal Salih yang dikenal dengan sebutan Tim Kreatif ikut kecipratan rezeki dari Suwirpen Suib. “Ini sekedar pembeli bakso untuk pengobat lelah,” ujar Suwirpen Suib sambil menyerahkan beberapa lembar uang seratus ribu pada Erma Niasti.

Sementara Pembina Yayasan Berkah Amal Salih, Saribulih menjelaskan hadirnya Yayasan Berkah Amal Salih berawal dari Program Jumat Berkah Berbagi (JBB) Amal Salih untuk santunan anak yatim. Kegiatan ini berlangsung secara rutin setiap pekan.

Atas permintaan beberapa orang donatur tetap, program melebar ke santunan Pendidikan Peduli anak yatim di setiap awal semester.

“Semester kemarin, kita salurkan sebanyak 400 ribu per orang untuk 60 orang. Mudah-mudahan ke depan tetap berlanjut,” ujarnya.

Dia tambahkan Saat ini Yayasan BAS juga ikut serta menggali potensi kaum ibu dengan menggelar pelatihan perancang busana (fashion designer), pengolahan kuliner basah dan kering serta merangkai bunga dengan memanfaatkan limbah.

Sedangkan untuk tunas bangsa juga ada program Tahfizh Al Qur’an, kursus Bahasa Inggris dan sanggar tari. Juga ada, penyaluran zakat dan sembako untuk Mustahiq.

“Alhamdulillah sejak empat tahun silam, beberapa Muzzaki telah memberi kepercayaan pada kita untuk menyalurkan sedekah, infaq dan zakatnya. Kita tak akan pendam dan langsung disalurkan pada yang berhak,” ujarnya.

Selain itu, Yayasan BAS juga ikut serta menyalurkan bantuan untuk korban bencana. Baik makanan maupun pakaian layak pakai.

“Terakhir bantuan para donatur kita salurkan, pada korban banjir di bantaran Batang Harau dan beberapa lokasi di Banuaran ini,” ujarnya.

“Jadi beragam program yang berlangsung di Yayasan Berkah Amal Salih akan dikemas di Dapur Berkah Amal Salih atau dBAS dengan motto, Rancang, Didik, Rangkai, Jahit, Masak dan Berbagi,” ujar Praktisi Pendidikan ini. (*)