Seminar Online Basawah Pokok Murah, Ir Djoni: Tanah tidak Boleh Telanjang

35
Ir. Djoni bersama Prof. Hermansyah saat melakukan seminar online yang dikutop dari channel Youtube "Dangau Inspirasi Uda Djoni", rabu 27/12/23.(foto:dok)

Padang,92news.id –Prof Dr Hermansyah Pakar Ilmu Tanah dari Fakultas Pertanian UNAND, membeberkan soal jerami Hak Tanah.

“Bersawah Pokok Murah ini, salah satu ornamen pentingnya dari metode terbarukan yang menjadi esensi dari Basawah Pokok Murah,”ujar Ir Djoni yang memandu Seminar Online Basawah Pokok Murah dikutip dari Chanel YouTube Dangau Inspirasi Uda Djoni, Rabu 27/12-2023.

Prof Dr Ir Hermansyah mengatakan jerami untuk mengatasi kesehatan dan kesuburan tanah.

“Pangan, padi atau beras harus tersedia, Pak Ir Djoni sejak dulu soal pangan ini non stop berpikir bagaimana pangan di Sumbar betul swasembada atau ketahanan pangan ini memang fakta, tidak sekedar angka di tabel produksi pertanian saja,”ujar Prof Hermansyah.

Konsep Basawah Pokok Murah, kaya Ir Djoni adalah pokok dan pola tanamnya murah.

“Basawah Pokok Murah tanpa mekanikal pertanian, tak ada hand traktor atau membajak, cukup dengan cangkul bikin bedeng sederhana, ditutup dengan jerami tanam,”ujar Ir Djoni.

Prof Hermansyah menyebut pola tanah ditutup jerami sangat efektif.

“Apalagi kondisi aerobik tidak ada air tergenang tapi tanah lembab, maka fauna tanah terjaga dan beraktifitas,”ujar Hermansyah.

Kata Hermansyah, buah jerami saja diambil jeraminya kembali ke sawah.

“Menutup tanah sawah dengan jerami, kualitas dan kesuburan tanah terjaga, dan tidak perlu pupuk lagi, karena mikroba fauna tanah aktif,”ujar Hermansyah.

Pola begini harus ada penelitian komprehensif, karena ada jerami akan sangat efektif.

“Kondisi aerobik ini sangat pas dan biaya tanam pun murah,”ujar Hermansyah.

Jerami setelah lapuk, kata Hermansyah, sawah lima hektar, maka jerami dihasilkan sama dengan jumlah panen.

“Jerami bisa menggantikan urea dan tanah memiliki nutrisi yang cukup,”ujar Prof Hermansyah.

Pertanian berintegrasi harus komprehensif dilihat dan dikaji, tidak bisa sendiri-sendiri menganalisanya, hama saja atau tanah saja.

Kandungan Fe (besi) kalau sawah tergenang maka hasilnya Fe+2 ini meracuni tanah sawah, karena dia mengendap, tapi sawah kurang air maka kelarutan Fe bisa dikurangi.

Secara teori Basawah Pokok Murah dengan metode mulsa tanpa olah tanah sudah tepat.

“Terus terang sawah pokok murah di Chanel Dangau Inspirasi Uda Djoni saya kirim mahasiswa untuk melihat langsung metode sawah pokok murah itu,”ujar Hermansyah.

Seminar Online di Chanel Dangau Inspirasi ini semakin menarik, apalagi dipublis sebagai pengayaan literasi dan menjadi rekam jejak digital yang bermanfaat bagi pak dan bu tani.

Pada sesi berikutnya akan dipaparkan bagaimana petani menikmati pola Basawah Pokok Murah dengan Mulsa tanpa Olah Tanah. (***)