PT CTI, Pabrik Reagen Pendeteksi Berbagai Jenis Penyakit Pertama di Luar Jawa

36
dr. Andani Eka Putra konsultan PT ICI

Padang,92news.id — PT Crown Teknologi Indonesia dengan tagline “Menuju Kemandirian Untuk Kemaslahatan Bangsa”.PT CTI ini berdiri 2022 pelopor produsen Reagen pendeteksi beragam penyakit.

“Komitmen didirikan PT CTI ini, kebijakan produksi alat dalam negeri dan peningkatan kegunaan alat kesehatan dalam negeri untuk kemandirian industri alat kesehatan. Alhamdulillah berdiri 2022 pada 2023 sudah produksi yang ternyata sangat tervalidasi dan mengantongi izin lengkap Kemenkes RI,”ujar Dr Andani Eka Putra yang di PT CTI bertindak sebagai konsultan perusahan.

PT CTI kata Dr Andani Eka Putra milik orang Indonesia asli, termasuk investornya adalah putra-putra Indonesia asli. Dr

“PT CTI juga memberi ruang riset kesehatan dari UNAND, PT CTI membeli hasil riset itu. PT CTI prinsipnya mandiri tidak hebat Indonesia kalau alat kesehatan masih impor,”ujar Andani didampingi Direktur PT CTI Andri dan Opi selaku manager.

Dr Andani Eka Putra mengakui didirikan PT CTI tidak lepas bagaimana paniknya Indonesia saat mengahadapi cCovid-19.

“PT CTI adalah pabrikan yang mengembangkan teknologi dengan merek Crown Technology pertama di luar, target PT CTI 2028 IPO, untuk membangun pabrik sendiri besar dan lengkap itu butuh dana Rp 400-500 miliar,”ujar Dr Andani Eka Putra.

Saat berdiri diakui PT CTI adalah perusahaan startup gila-gilaan didirikan dengan modal banyak investor.

“Total modal nya Rp 20 Miliar, dan ini semua dari nol, semua perizinan untuk sebuah pabrik alat kesehatan lengkap,”ujar Dr Andani.

Diagnostik berbasis PCR dan Rapid Test dan Media dan Buffer. “Media dan Buffer dari bahan alami yang Islami,”ujarnya.

Produk dihasilkan ada diagnostik In Vitro berbasis PCR, ada Kid yang dikembangkan untuk tipe resiko tinggi Crown Lab CC Screen, Crown Lab LR HPV Screen dan Crown Lab H Pylori Test.

“Asli produksi dalam negeri dengan izin Kemenkes RI, harganya lebih murah dari produk lain, semua produk PT CTI sudah masuk ke e-katalog,”ujar Andani.(***)