Lebaran di Payakumbuh, Ketua DPRD Sumbar Supardi Silaturahmi dengan Masyarakat dan Santuni Anak Yatim

55
Ketua DPRD Sumbar Supardi saat bersilaturahmi dengan masyarakat juga memberi santunan kepada anak yatim dalam rangka merayakan hari raya idul fitri di payakumbuh, sabtu 22/04/23.(foto:dok)

PAYAKUMBUH,92news.id — Tampaknya lebaran bagi Ketua DPRD Sumbar Supardi menjadi lahan amal yang terbuka lebar, karena dari usia sholat Idul Fitri, Sabtu (22/4/2023), sampai saat ini, Minggu (23/4/2023), tamu istimewanya anak yatim.

Setelah di kediamannya jalan Sudirman Padang Supardi memberikan santunan pada anak yatim Seniman, dilanjutkan memberikan santunan pada 100 anak yatim di kota Payakumbuh, selain bertemu dan bersilaturahmi dengan kelompok masyarakat, baik kalangan milenial tokoh muda maupun kalangan tua tokoh agama, adat, serta masyarakat.

Ketua DPRD Sumbar Supardi bukan hanya lebaran kali ini melakukan kegiatan menyantuni anak yatim, itu ia lakukan sejak awal dilantik sebagai pimpinan legislatif, rutin dilakukannya, biasanya dimulai diujung ramadhan.

Ia mengatakan, kegiatan silaturahmi bersama masyarakat dan anak yatim membuat tubuh serta fikrannya menjadi sehat, jauh dari segala penyakit dan bisa bersenda gurau menghilangkan kejenuhan dalam beraktifitas.

Meskipun dengan aktifitas sosial yang cukup intens, ia juga tidak terlepas dari berbagai isu miring dari sebahagian kecil orang-orang, namun Supardi selalu memberi respon dengan senyuman, sehingga membuat penyebara isu semakin uring-uringan.

“Biarkan saja mereka menyebar isu negatif, yang penting kita tetap berbuat kebaikan dan memberikan yang terbaik untuk banyak orang,masyarakat perlu diperhatikan,anak yatim perlu disantuni, kreatifitas masyarakat perlu didukung, jadi kita fokus untuk berbuat demi kepentingan banyak orang, ” tutur Supardi, Senin (23/ 4/2023).

Ia juga menambahkan, kebaikan itu termasuk dalam menyantuni anak yati, fakir miskin dan dhuafa, juga memberikan dukungan pada kreatifitas masyarakat, baik untuk bidang pendidikan maupun bidang perekonomian, serta profesi.

“Menebar kebaikan itu hukumnya wajib, membalas isu itu hukumnya Jais atau muba yang artinya boleh ya atau tidak, yang penting kita harus bermanfaat untuk orang banyak, dihari dan bulan baik ini mari kita saling memaafkan,yang lalu biar berlalu,ke depan jauh lebih baik” katanya sambil tertawa.

Supardi bukan hanya dekat dengan masyarakat, tapi juga sangat dekat dengan kalangan wartawan, karena sangat komunikatif dan tidak pernah tertutup setiap ditanyakan seputar kegiatan ke-dewan-an dan lainnya.

Kedekatan dan keterbukaannya pada wartawan diakui peliput di DPRD Sumbar, bahkan peliput di daerah pemilihannya juga mengakui keramahan Ketua DPRD Sumbar Supardi.

“Pak Supardi ini tidak pelit informasi, selalu ramah melayani kita jika konfirmasi, intinya amat komunikatif,” tutur Toaik yang sering berkomunikasi dengan Supardi.

Sekaitan dengan kedekatannya pada berbagai kelompok masyarakat, baik PSM, Karang Taruna, Ormas keagamaan, ormas kemasyarakatan, salah seorang aktivis kemasyarakatan Jejeng mengatakan, kalau kegiatan sulaturahmi bukan hanya dilakukan pada idul Fitri saja, namun setiap saat jika ada waktu luang.

“Bapak ini bukan hanya idul Fitri saja bersilaturahmi, tapi setiap saat jika ada waktu, kami saja sudah beberapa kali diberikan pelatihan melalui pokir beliau, hanya saja pada ied kali ini merupakan ladang luas berbuat kebaikan pada beliau,” jelas Jejeng masyarakat Payakumbuh yang hadir dalam acara silaturahmi.

Ditambahkan Sumarni, ketua DPRD Sumbar Supardi jika sudah berjanji pasti tidak akan pernah ingkar, dengan mencari alasan, janjinya tetap akan dipenuhi.

“Bapak kalau sudah mengatakan Inshaa Allah saya usahakan, pasti akan dipenuhi, selama ini gak pernah tidak terpenuhi lalu mencari alasan, perlu kita contoh dan layak untuk memimpin daerah,” beber Sumarni yang juga aktifis kemasyarakatan.

Kegiatan silaturahni berjalan sangat humanis, tampak terpancar senyum kebahagian masyarakat, termasuk anak yatim yang menerima santunan.

“Semoga bapak ini diberi kesehatan dan kesuksesan, agar bisa terus berbuat untuk kami dan memberi perhatian pada kami para abak yatim,” doa Safri salah seorang anak yatim, ketika akan meninggalkan lokasi silaturahmi.(***)