Kejurnas Pencak Silat di Solo, Supardi: Kita Harapkan Mendapatkan Hasil Yang Terbaik

23
Ketua IPSI Sumbar Supardi berfoto bersama dengan Panitia Kerjurnas Pencak Silat di Solo, senin 11/9/23.(foto:dok)

Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Supardi menghadiri pembukaan kejuaraan nasional (Kejurnas) pencak silat 2023, Senin (11/9). Pada pembukaan yang di gelar di Auditorium UMS Solo Jawa Tengah tersebut, Supardi yang juga Ketua IPSI Sumbar mengharapkan para atlet bisa meraih prestasi tertinggi.

“Kita berharap melalui Kejurnas pencak silat yang diadakan di Kota Surakarta sekaligus kualifikasi PON XXI/2024 ini, atlet Sumbar bisa memperoleh hasil terbaik, sehingga bisa membangun kepercayaan diri bahwa silat merupakan olahraga yang berasal dari Minangkabau,” katanya.

Supardi bersama seluruh atlet pencak silat Sumbar pada pembukaan kejurnas di solo, senin 11/9/23.(foto:dok)

Dia mengatakan, atlet pencak silat Sumbar yang ambil bagian dalam Kejurnas mengikuti seluruh nomor yang dipertandingkan, pada ajang PON yang akan digelar tidak lama lagi, kita berharap para atlet Sumbar bisa meraih emas dan mengharumkan nama daerah.

Dia menjelaskan Kejurnas pencak silat di Surakarta berlangsung dari 11 hingga 14 September 2023 , ada 681 atlet pencak silat dari 32 provinsi di Indonesia yang mengikuti kejurnas tersebut.

“Kami dari IPSI Sumbar berharap kejuaraan ini berjalan sukses dan diperoleh atlet pencak silat terbaik yang tampil di PON 2024,” katanya.

Sugiono Wakil Ketua Umum PB IPSI memberikan kenanga-kenangan kepada ketua IPSI Sumbar Supardi.(foto:dok)

Wakil Ketua Umum (Waketum) Pengurus Besar (PB) Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI), Sugiono, usai membuka Kejurnas Pencak Silat 2023 di Edutorium UMS Solo, Jawa Tengah mengatakan selain dijadikan ajang kompetisi, Kejurnas Pencak Silat juga untuk mempererat kembali persaudaraan, persatuan, antara insan pencak silat Indonesia.

Ketua IPSI Sumbar bersama pengurus IPSI daerah lain foto bersama sambil memegang plakat yang diterima dari panitia kejurnas.(foto:dok)

Menurut dia, tujuan tersebut juga selaras dengan terpilihnya Kota Solo sebagai tuan rumah. Solo merupakan kota kelahiran IPSI pada 1948 silam dan menjadi sejarah besar bagi pencak silat Indonesia.

Dia mengatakan pihaknya mengucapkan terima kasih pada IPSI Jawa Tengah khususnya yang telah dengan penuh dedikasi dan semangat mempersiapkan pelaksanaan acara ini.