Claugio Sugara Jebolan SAGA SAJA, Kini Bertekad Keluarkan Keluarga dari Kubangan Kemiskinan

19
Claugio Sugara salah seorang anak pariaman yang lulus dari perguruan tinggi melalui progran SAGA SAJA dan saat ini bekerja di Jakarta.(foto:dok)

Jakarta,92news.id — Program Satu Keluarga Satu Sarjana (SAGA SAJA) milik Pemko Pariaman terus boneh atau berbuah manis. Lulusan program ini kini sudah bisa mengangkat derajat keluarga mereka dari ‘kubangan’ kemiskinan.

Seperti disampaikan Walikota Pariaman Genius Umar bahwa kikis kemiskinan itu dengan pendidikan, tidak akan mau seorang anak yang sarjana, bapak dan ibunya abadi hidup miskin.

“SAGA SAJA bagian dari upaya Pemko Pariaman memutus mata rantai kemiskinan dengan pendidikan,” ujar Genius Umar, Minggu 2/4-2023 di Jakarta.

Bahkan mangkus dan mulianya program SAGA SAJA ini sudah sering diakui oleh pemerintah pusat maupun pemerintahan kota di tingkat regional.

Adalah Claugio Sugara (23 tahun) buktinya, dia lulusan program SAGA SAJA kini bekerja di BCA Jakarta, seperempat hidupnya dilalui dengan kepedisan karena himpitan ekonomi orang tua.

Tapi SAGA SAJA memberikan jalan bahwa dia tidak mau miskin lagi, orang tuanya tidak boleh muskin lagi, luar biasa..

“Saya terima kasih sekali kepada Walikota Pariaman Pak Genius Umar, beliau yang punya program dan konsiaten menjalankan SAGA SAJA, terus terang tidak banyak dimiliki daerah di Indonesia, mengsinkronkan antara kemiskinan dan pendidikan, kini Insya Allah Claugio sudah bekerja dan siap angkat keluarga dari ‘kubangan’ kemiskinan,” ujar Claugio kepada Genius Umar yang bertemu di Jakarta, Jumat 31/3-2023.

Claugio Sugara, Lulusan Program SAGA SAJA (Satu Keluarga Satu Sarjana) kini bekerja di BCA (Bank Central Asia), Wisma BCA, Jakarta. SAGA SAJA, merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kota Pariaman, di bawah kepemimpinan Genius Umar dan Mardison Mahyuddin.

“Program ini bertujuan untuk menyekolahkan anak-anak Kota Pariaman yang berasal dari keluarga kurang mampu, untuk dapat menikmati bangku kuliah dengan gratis, di kampus-kampus vokasi terbaik di indonesia dan Sumatera Barat”, ujar Genius Umar Jum’at malam.

Genius mengatakan, Pemerintah Kota Pariaman menjalankan program SAGA SAJA dari  2018. Sejak itu sampai 2023 ini, sudah 257 mahasiswa anak Pariaman dikuliahkan di berbagai universitas dan perguruan tinggi vokasi terbaik di negeri ini, ucapnya.

“SAGA SAJA ini, upaya Pemko Pariaman memutus mata rantai kemiskinan dengan cara menyekolahkan anak-anak kurang mampu tersebut ke perguruan tinggi vokasi. Kami percaya, dengan pendidikan mereka dapat keluar dari kemiskinan, dan setelah mereka tamat nanti, mereka akan bekerja dan mampu membantu perekonomian keluarga,”ujar Genius Umar.

Sementara itu Claugio Sugara, kelahiran 19 September 2000, September 2023 nanti berusia 23 tahun ini, merupakan salah satu puluhan mahasiswa, yang lulus dari program SAGA SAJA di Kota Pariaman.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Pariaman, khususnya pak Wali Genius Umar, yang telah membantu saya sehingga dapat berkuliah sampai tamat di PNP, sampai saya bisa bekerja di Jakarta,” ungkapnya.

Putra bungsu dari 9 bersaudara dari pasangan Ayah, Yusril (71 th) dan Ibu, Muliati (64 th) yang beralamat di Naras Hilir, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman ini menamatkan kuliahnya di Jurusan Teknik Telekomunikasi D3, Politeknik Negeri Padang (PNP) pada 17 September 2022 yang lalu.

“Setelah tamat kuliah September 2022 kemaren, saya berupaya melamar pekerjaan di beberapa tempat, dan Alhamdulillah, sejak Januari 2023 kemaren, saya telah diterima di Bank BCA Jakarta. Kalau saya tidak kuliah dan mendapatkan skill, mungkin sampai saat ini saya masih dikampung dan bekerja serabutan. Program SAGA SAJA Pemko Pariaman boneh, saya akhirnya dapat memperoleh pekerjaan yang baik, terima kasih pak Genius Umar,”ujar Claugio (*)