Bakawuak, Ritual Minta Hujan, Caleg DPR RI ini Takjub

30
Caleg DPR RI dari Partai Demokrat Imelda Sari saat menghadiri ritual "bakuwak" tradisi dalam meminta hujan di wilayah koto sani, kabupaten solok, kamis 12/10/23.(foto:dok)

Solok,92news.id — Sudah masuk bulan ketiga hujan tak membasahi sawah tadah hujan warga Koto Sani jorong Limo Niniak, Sumaniak Kabupaten Solok.

Akibatnya sawah masyarakat kekurangan air dan panen pun tak maksimal.

Warga di Koto Sani pun punya cara unik untuk meminta hujan kepada Yang Maha Kuasa. Cara bernuansa religius ini membuat Caleg DPR RI Partai Demokrat Imelda Sari takjub. “Masya Allah,”ujar Imelda Sari saat menyaksikan proses minta hujan di sana, Kamis 12/10-2023.

Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat ini ke Tanjung Sani tidak sendiri, Imelda Sari didampingi tokoh masyarakat yang anggota DPRD Dian Anggraini.

“Uni (Imelda Sari) makasi telah hadir di acara “Bakawuak”, sebuah ritual berupa kegiatan gotong royong dan berdoa bersama membersihkan sumber mata air yang terletak di surau Sungai Asam, Nagari Koto Sani, sekaligus berdoa meminta hujan,”ujar Dian menyampaikan ke Imelda Sari.

Imelda yang dikenal sebagai orang dekat Presiden RI ke enam SBY merespon aspirasi masyarakat.

“Saya akan koordinasi dengan anggota DPR RI Partai Demokrat di Komisi V DPR RI, supaya masalah irigasi atasi kekeringan di sini menjadi perhatian pemerintah pusat.” Imelda.

Imelda Sari berharap malah pengairan ini cepat disikapi pemerintah setempat.

“Dengan kondisi yang hampir 3 bulan ini mengalami kesulitan pengairan, tentu hal itu mempengaruhi pendapatan masyarakat yang bertani sawah, Saya berharap  pemerintah setempat bisa memberikan solusi cepat mendapatkan air bersih yang bisa mengairi sekitar 150 hektar sawah masyarakat di sini yang saya dengar saai ini  baru 10 persen yang dapat. Jadi harus segera dibantu. Jadi ada sumber air namun jauh di Koto Sani jaraknya 3 km ke sawah warga.”ujar Imelda yang juga Waketum DPP IKA UNAND.

Hari ini Bakuawuak sebuah tradisi religi digelar warga.

“Saya bersama masyarakat berdoa bersama meminta kepada Allah SWT. yang biasa di sebut “Bakawuak” sambil makan bersama di Surau Sungai Asam,”ujar Imelda yang mengaku ini pengalaman pertamanya ikuti Bakuwuak.

Masyarakat berharap dengan  bergotong royong membersihkan sumber mata air maka ditambah lah nikmatnya air yang mengaliri nagarinya.

Selain hadir, Imelda juga berikan bantuan kepada masyarakat berupa biskuit makanan tambahan ASI untuk balita. (sis)