Annisa Pohan Pimpin Rapat Perdana PP Srikandi Demokrat

22
Istri Ketum Partai Demokrat Annisa Pohan memimpin rapat perdana PP Srikandi Demokrat sekaligus memperingati hari batik nasional di Kantor DPP,senin 2/10/23.(foto:dok)

Jakarta,92news.id — Bertepatan dengan hari Batik Nasional, Senin 2 Oktober, istri Ketum DPP Partai Demokrat, Annisa Pohan selaku Ketua Umum Srikandi Demokrat menggelar silaturahmi dan rapat perdana Pengurus Pusat (PP) Srikandi Demokrat Pusat.

Rapat PP Srikandi Demokrat digelar di Kantor DPP Partai Demokrat. Untuk menghormati Hari Batik Nasional seluruh peserta rapat mengenakan baju batik dengan beragam motif Nusantara.

Srikandi Demokrat sendiri memiliki binaan pengrajin batik yang memproduksi batik-batik motif Demokrat.

Annisa didampingi Sekjen PP Srikandi Demokrat Adinda Yuanita Harsya dan Bendahara Umum Noor Nadira Maricar Antonio, meresmikan kepengurusan Srikandi Demokrat Pusat.

Pada sambutannya Anniisa Pohan mengtakatakan Srikandi Demokrat merupakan rumah dan tempat bagi para perempuan dalam berkreatifitas dan mengembangan diri. Program kerja Srikandi Demokrat juga terdiri dari pelatihan-pelatihan untuk menambah pengetahuan para perempuan.

“Sejatinya peran perempuan sangatlah besar dalam membangun satu negara. Semua itu datang dari bagaimana perempuan dapat berdaya dengan membangun dan mengembangkan dirinya sebagai perempuan yang mandiri, cerdas, paham akan kodratnya dan berahlak mulia,”ujar Annisa.

Annisa juga mengajak semua perempuan Indonesia dari berbagai kalangan untuk bergabung bersama Srikandi Demokrat, baik yang berusia remaja maupun dewasa.

“Srikandi Demokrat membuka pintu untuk para wanita profesional, ibu-ibu, atau remaja yang sudah memiliki hak pilih dalam politik untuk bersama memberikan kontribusi pada bangsa dengan cara memahami tujuan dari politik yang baik,” ajak Annisa.

Karena kata Annisa terasa bahwa ketertarikan perempuan dalam dunia politik sangat rendah, sedangkan semua keputusan politik dapat berdampak pada perempuan.

“Kita bisa rasakan setiap keputusan politik dapat berimbas pada kehidupan perempuan, mulai dari layanan kesehatan, kenaikan BBM, kenaikan biaya dalam kehidupan, tentunya sosok perempuan yang akan mengatur semua agar berjalan baik apakah perempuan itu seorang ibu, atau perempuan itu seorang anak dewasa dalam satu keluarga,” lanjut Annisa.

Annisa juga menekankan pentingnya peran seorang perempuan dalam kemajuan suatu bangsa.

“Peran perempuan sangat dibutuhkan bangsa ini dalam menentukan startegi pemerintah untuk menyejahterakan rakyatnya, mengurangi kemiskinan, bahkan berupaya keras menghilangkan tingkat kekerasan pada perempuan. Sudah saatnya perempuan juga paham akan dunia politik dan menentukan sikap politiknya, demi masa depan perempuan Indonesia dan Srikandi Demokrat,” pungkasnya.

Srikandi kata Annisa merupakan singkatan dari Solidaritas Kaum Perempuan Indonesia yang juga merupakan gagasan dari Almarhumah Ibu Negara ke-6 RI Ani Yudhoyono.

“Beliau sangat ingin perempuan dapat terlibat aktif dalam membangun bangsa namun tidak melupakan kodratnya. Sementara Srikandi Demokrat adalah tempat perempuan Indonesia untuk memberikan kontribusi, berpartisipasi dalam dunia politik, dan tentu mendorong program-program yang terkait dengan kesejahteraan perempuan dan anak Indonesia,”ujar Annisa. (csa/***)