Aipda Dian WR Bantu Anak Yatim, Dari Sekedar Peduli Jadi Empati

22
Anggota Polsek Lubeg Aipda Dian WR serahkan bantuan sembako kepada murid SPMN 33 Padang,senin 20/03/23.(foto:dok)

PADANG,92news.id – Tiada Pekan tanpa berbagi. Pernyataan tersebut sangat tepat disematkan Aipda Dian Wihendro Ratno, Anggota Reskim Polsek Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Setelah menyerahkan paket sembako di SMPN 6 Padang pada Senin (13/3/2023) pekan lalu, hari ini Senin (20/3/2023) dia mengunjungi SMPN 33 Padang. Sebanyak 20 paket yang berisi beras, telur dan mie instan diserahkan pada anak yatim pada sekolah yang terletak di Kelurahan Parak Laweh Pulau Aie Nan XX tersebut.

Kedatangan Aipda Dian Wihendro Ratno ke SMPN 33 Padang, didampingi Pembina Yayasan Berkah Amal Salih (BAS), Saribulih, Sekretaris Yayasan yang juga Koordinator Jumat Berkah Berbagi (JBB) Amal Salih Herwaty Taher dan Ketua Dewan Penasehat JBB Amal Salih, Junaidi Kepala SMPN 33 Padang Syafril M sangat berterimakasih atas bantuan Aipda Dian WR. Bahkan, dia berharap ini terus berlanjut.

“Ini sangat kita syukuri, semoga makin membuka rezeki Pak Dian. Kita sangat berharap bantuan sembako ini terus berlanjut. Kapan perlu juga pada anak yatim sekolah lain yang juga sangat membutuhkan,” ujarnya.

Sebelumnya, Aipda Dian WR yang juga Penasehat JBB Amal Salih ini menjelaskan, ide penyerahan bantuan ke sekolah ini untuk mengganti suasana. Karena selama ini bantuan terkonsentrasi di Sekretariat Yayasan Berkah Amal Salih.

“Karena ada ide dari Pak Pembina Saribulih, maka Senin lalu kita serahkan ke SMPN 6 Padang. Sedangkan hari ini, dengan nilai sama kita serahkan juga pada anak yatim di SMPN 33 ini,” ujarnya.

Sementara Sekretaris Yayasan BAS, Herwaty Taher mengatakan kepedulian Aipda Dian WR untuk membantu anak yatim ini berawal dari penyerahan beras sebanyak 40 kg dalam program JBB Amal Salih pada akhir November 2022.

“Namun sejak memberi bantuan tersebut rasa empati Aipda Dian semakin tinggi. Pada pekan-pekan berikutnya Aipda Dian saja menyalurkan beras, namun juga ikan untuk makan bersama dengan anak yatim,” ujar Herwaty Taher.

Hal sama dikatakan Pembina Yayasan BAS, Saribulih. Dia mengungkapkan, Aipda Dian selalu berdiskusi terkait program bantuan untuk anak yatim. “Termasuk program menyalurkan bantuan ke berbagai sekolah ini. Pak Dian langsung menyanggupi dengan menyediakan 60 kg beras, telur dan mie instan,” ujar Saribulih yang diamini, Ketua FPTI/SPSI By Pass, Kecamatan Lubuk Begalung, Junaidi (*)